Tuesday, 24 September 2013

Imajinasi, Syariat dan Cinta

Saya berpikir untuk melakukannya!
saya merasa harus melakukannya!
Saya melakukan karena saya berpikir untuk itu, emosi saya lemah
Jika saya melakukan karena adanya perasaan untuk itu, saya
khawatir tidak terarah sekalipun perasaan kuat menghadapinya (emosi kuat)

Jadi, informasi primer (alam) mendorong perasaan saya
Konsep sekunder (rasio) mentashdiq/mengobjektifkan perasaan tsb
berdasarkan kemandirian rasio

Indahnya cinta karena ada perasaan yang menghangatkan jiwa
dan ada pikiran yang mengatur dinamika perasaan sehingga
saya berharap memahami perasaaan saya melalui pikiran saya
Pikiran selalu dinamis karena dorongan perasaan

Perasaan memperkaya imajinasi kita
Pikiran mendisiplinkan dan mengelola imajinasi

Syariat adalah imajinasi jiwa yang disimpulkan oleh falsafah
Hukum dan Etika adalah manifestasi tertinggi dari CINTA

wallahu'alam


oleh:
A.m.Safwan (Madrasah Murtadha Muthahhari)

No comments:

Post a Comment