Sunday, 6 September 2015

KOSMOLOGI Puisi W.S. RENDRA

Oleh: A.m.Safwan (Madrasah Muthahhari -JAKFI)

"Saudara berkata punya maksud baik! Kita bertanya: Maksud baik saudara untuk siapa? Saudara berdiri di pihak yang mana? ...Kenapa maksud baik tidak selalu berguna" (Adaptasi dari Puisi WS. Rendra, 1977) Ungkapan Rendra tentang rakyat yang selalu menjadi korban atas nama Pembangunan.... Tuhan menurut Rendra adalah Seniman Yang Tak Terduga. Di akhir-akhir hayatnya dalam pangkuan Cak Nun, Rendra menangis sejadi-jadinya karena penjelasan Cak Nun tentang Asmaul Husna ...(testimoni Cak Nun di Gedung Karta Pustaka Yogyakarta dalam rangka 2 tahun wafatnya Rendra)


Wahai teman!, Tuhan Rendra mungkin adalah seniman yang melukiskan Asmaul Husna dalam Jiwa Kita... Puisi Rendra mungkin dalam banyak hal adalah lukisan Asma Tuhan dalam jiwa banyak orang. Asmaul Husna adalah Puisi Seniman Yang Tak Terduga (Tuhan) Asmaul Husna adalah lukisan Tuhan dalam JIWA kita untuk melakukan pembebasan terhadap penindasan (di ALAM) Dicari Asmaul Husna pembebasan dari ketertindasan! Semoga diberikan tempat yang layak buat Seniman besar W.S Rendra (Yang bangsanya sendiri belum menempatkan kebesarannya secara terhormat) bersama lukisan Asmaul Husna yang telah menghiasi jiwanya. Salam atas Rasul Muhammad Saw. dan keluarganya!

No comments:

Post a Comment