Sunday, 8 May 2016

SILOGISME SAUT SITUMORANG Tentang HMI

A.M. Safwan- Pengasuh Ponpes Mahasiswa Madrasah Muthahhari-RausyanFikr Institute
 
 
Tentu bisa dipahami sikap teman-teman HMI atas pernyataan Saut Situmorang yang tampaknya memang melakukan generalisasi dan cenderung tendensius terkait pernyataannya bahwa alumni HMI yang menjadi pejabat terus korupsi.(Dalil Umum)
 
Bagaimana jika pernyataan tersebut di bawa ke dalil khusus, bahwa ada alumni HMI yang setelah menjadi pejabat kemudian korupsi (Dalil Khusus)
 
Dalam silogisme, tentu kesimpulan Pak Saut akan salah dalam penerapan proposisi karena diambil dari dalil umum, maka kesimpulannya akan salah dalam penilaian (predikasi). Jadi pernyataan Pak Saut itu memang bermasalah dan patut dikecam.
 
Tetapi kita sebagai pihak yang menerima pernyataan tersebut bagaimana seharusnya kita menyimpulkan? Dalam silogisme, kesimpulan itu ditarik dari dalil khusus. Maka pernyataan Pak Saut bagi kita dapat kita pahami dengan mengambil kesimpulan berdasarkan dalil khusus bahwa ada alumni HMI yang korup saat menjadi pejabat.
Persoalannya, tinggal kita menempatkan kepentingan dari persoalan ini, satu sisi protes dan tuntutan kepada Pak Saut dan sisi lain mencari dalil menolak yang sebagian (dalil khusus) sebagai fakta yang dapat disimpulkan (Kesimpulan) adalah realitas objektif. Individu Pak Saut menjadi pelajaran buat beliau agar lebih berhati-hati dalam membuat pernyataan apalagi sebagai pejabat publik.
 
Tetapi sebagai entitas sosial, bagaimana HMI menilai persoalan objektif tersebut dan kemudian menjawab persoalannya, apakah hal itu murni persoalan individu anggota HMI atau ada masalah dalam sistem pengkaderan di Himpunan.
 
Ungkapan Imam Ali yang saya kutip dari Muthahhari: " .. Allah telah mengenakan pada perkataan itu keagungan dan cahaya hikmah sesuai dengan niat dan ketakwaan yang mengucapkannya"
 
Maju terus teman-teman HMI ikut berperan membangun peradaban dan maju terus Pak Saut memberantas korupsi.

No comments:

Post a Comment